Setamat SMA di Maine South, tahun 1965, Hillary melanjutkan ke Wellesley College, yang khusus untuk anak perempuan. Setamat dari Wellesley College, Hillary melanjutkan ke Fakultas Hukum Universitas Yale. Setelah lulus dari Yale pada tahun 1973, ia pindah ke Arkansas pada tahun 1974, kemudian menikah dengan Bill Clinton pada 11 Oktober 1975. Lima tahun kemudian, 27 Februari 1980, putri mereka pun lahir. Bayi perempuan itu diberi nama Chelsea Victoria.
Hillary mengawali karirnya sebagai pengacara dengan menjadi rekan wanita pertama di Firma Hukum Rose pada tahun 1979, ia bahkan dua kali tercatat sebagai salah seorang dari 100 pengacara paling berpengaruh di Amerika. Kemudian ia menjadi Ibu Gubernur Arkansas(periode 1979-1981 dan 1981-1992) dan aktif dalam sejumlah organisasi yang terkait dengan kesejahteraan anak-anak serta menjadi anggota direksi Wal-Mart dan beberapa perusahaan lainnya.
Ketika suaminya, Bill Clinton, terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat ke-42, Hillary menjadi Ibu Negara Amerika Serikat selama dua masa jabatan (1993 – 2001). Setelah itu, mulai tanggal 3 Januari 2001 Ia menjadi senator junior Amerika Serikat dari negara bagian New York, hal tersebut membuatnya menjadi mantan Ibu Negara pertama yang memenangi pemilihan umum untuk suatu jabatan di AS. Ia terpilih kembali sebagai senator dengan kemenangan telak pada tahun 2006.
Pada 20 Januari 2007 ia resmi menyatakan dirinya ikut serta dalam pemilihan umum presiden Amerika Serikat 2008. Pada pemilihan calon presiden Amerika tersebut, Clinton berhasil memenangi lebih banyak pemilihan pendahuluan dan anggota delegasi daripada wanita lainnya sepanjang sejarah AS, namun setelah kampanye yang panjang, Senator Barack Obama menjadi calon terpilih Partai Demokrat pada Juni 2008.
Pada tanggal 22 Januari 2009 Hillary Clinton dilantik sebagai Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, dan masih menjabat sampai sekarang.
BACA JUGA :
Kemendikbud Buka Lowongan CPNS, Cek di
Sini Syaratnya!
|
Sri Mulyani Jelaskan soal Harga Rokok
Naik Jadi Rp 50 Ribu
|
BIOGRAFI Donald Trump
|
CITA-CITA
Politik bukan hal baru bagi Hillary
Rodham. Sejak masih kecil, wacana politik sudah menjadi bagian dari
keluarganya. Rumah orang tuanya merupakan salah satu pos tempat
berkumpulnya para pendukung Partai Republik di wilayah Park Ridge. Sejak
kecil, Hillary sudah terbiasa mendengar ayahnya berdebat seru soal
politik bersama teman-temannya. Bahkan, sesekali Hillary diberi
kesempatan untuk ikut nimbrung bicara, meski dalam kapasitas
sebagai ‘anak bawang’. Yang unik, kedua adik lelaki Hillary justru sama
sekali tak tertarik pada politik.
Tak mengherankan, minat dan ambisi untuk menjadi politikus ulung
telah tumbuh dalam diri Hillary sejak dia masih ‘anak kencur’. Memasuki
SMA, Hillary mulai aktif dalam berbagai organisasi remaja pendukung
Partai Republik. Hillary juga pendukung fanatik Dr. Martin Luther King Jr., tokoh kulit hitam yang memperjuangkan persamaan hak antara kaum kulit putih dan kulit hitam di Amerika Serikat.
PANDANGAN HIDUP
Ia ingin menjadi politikus yang bisa
memperjuangkan persamaan hak dalam segala bidang bagi kaum wanita
Amerika, yang waktu itu masih dianggap sebagai warga negara kelas dua.
Selain itu, bercermin dari masa kecil ibunya dan masa kecilnya sendiri,
ia juga ingin memperjuangkan kehidupan yang lebih layak dan bahagia bagi
anak-anak.
“Ibu selalu berkata, jangan membatasi dirimu untuk melakukan apa saja
yang kau minati hanya karena kau seorang perempuan,” kenang Hillary.
HAL YANG PATUT DITELADANI
Banyak yang bisa diteladani dari sosok seorang Hillary.
Pertama dari segalannya, Hillary yang seorang politikus wanita yang
cerdas dan sukses, adalah cerminan wanita modern yang yang
memperjuangkan hak wanita dan anak-anak. Sebagai Ibu Negara Amerika
Serikat, tahun 1997 dan 1999, Clinton berperan dalam pembentukan
beberapa undang-undang yang menyangkut kesejahteraan wanita dan
anak-anak. Dia juga menulis buku tentang anak-anak yang berjudul ‘It
Takes A Village’ dan sebuah autoboigrafi yang berjudul ‘My Life’. Karena
kepedualiannya yang besar terhadap kehidupan wanita, anak dan remaja,
Hillary banyak mendapat gelar penghargaan seperti Advancer Woman of The
Year dan Advancer Mother of The Year.Kedua, wanita sesukses Hillary ternyata sejak kecil sudah terbiasa hidup disiplin dan sederhana. Hal ini banyak dipengaruhi ayahnya, Hugh Rodham. Menurut Hillary, ayahnya menerapkan disiplin yang ketat pada anak-anaknya, tapi lebih terhadap anak-anak lelakinya. Hillary juga mengakui, ayahnya cenderung pelit menyangkut uang. Mungkin, sifat itu merupakan imbas akibat kesulitan ekonomi yang dialaminya selama masa depresi ekonomi yang melanda Amerika pada awal tahun 1900-an. Pada musim dingin sekalipun, ayahnya terbiasa mematikan pemanas ruangan, bila anak-anaknya sudah tidur, dan menghidupkannya kembali pagi-pagi sekali, untuk menghemat listrik.
Ketiga, Hillary adalah wanita yang amat cerdas dan sukses dalam pendidikannya. Tapi meskipun sejak kecil Hillary sudah kelihatan cerdas bukan berarti masa kecil Hillary hanya dihabiskan dengan belajar dan belajar. Ia bergaul dengan normal, punya cukup waktu untuk bermain bersama anak-anak di sekitar rumahnya, bahkan pernah beberapa kali berkelahi dengan mereka. Ia selalu menjadi bintang di sekolahnya, baik sewaktu di Wellesley College dan Fakultas Hukum Universitas Yale. Bahkan karena memang cerdas, Hillary berhasil diterima di Harvard dan Yale, dua dari universitas-universitas papan atas di Amerika yang biasa disebut sebagai ‘The Ivy League’.
Keempat, Hillary adalah wanita yang sukses dalam karir, ia mencatat prestasi sebagai rekan wanita pertama di Firma Hukum Rose pada tahun 1979, ia bahkan dua kali tercatat sebagai salah seorang dari 100 pengacara paling berpengaruh di Amerika. Kemudian ia menjadi senator junior Amerika Serikat dari negara bagian New York sekaligus mencatat sejarah sebagai mantan Ibu Negara pertama yang memenangi pemilihan umum untuk suatu jabatan di AS. Pada pemilihan calon presiden Amerika tersebut, Clinton berhasil memenangi lebih banyak pemilihan pendahuluan dan anggota delegasi daripada wanita lainnya sepanjang sejarah AS. Hingga pada tanggal 22 Januari 2009 Hillary Clinton dilantik sebagai Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, yang juga pertama kali dijabat oleh wanita.
Kelima, meskipun mempunyai suami yang juga presiden AS, Bill Clinton, yang tak diragukan lagi sangat berpengaruh, Hillary tidak semata-mata mendompleng kesuksesan sang suami. Ia mendukung dan berperan besar dalam karir sang suami, tapi ia tetap mandiri meniti karirnya sebagai pengecara, ia bahkan pernah dikritik karena menggunakan nama gadisnya(tanpa Clinton) sebagai nama samaran ketika ia bekerja sebagai pengacara, karena tidaka mau mendompleng nama besar sang suami. Dan terbukti sampai jabatatannya yang sekarang, Menlu AS, Hillary membuktikan kualitasnya, bukan cuma namanya.
Keenam, pasangan yang sangat terkenal dan berpengaruh, kondisi pernikahannya dengan Bill Clinton selama ini harmonis. Meskipun pernah menjadi perhatian umum setelah terungkapnya skandal Lewinsky pada tahun 1998. Cobaan itu sendiri cukup memberatkan sebagai seorang wanita biasa yang cintanya dikhianati, namun Hillary berhasil mempertahnkan perkawinannya.
HAL YANG BISA DIREFLEKSIKAN DALAM DIRI SENDIRI
Hillary Clinton adalah inspirasi, bukan hanya untuk saya tapi juga
untuk semua wanita di dunia.. Hillary adalah seorang seorang feminis.
Secara konsisten ia memperjuangkan kesetaraan dan keadilan bagi kaum
wanita, baik di tengah masyarakat maupun di dalam keluarga. Hillary juga
seorang wanita yang cerdas, berpendidikan tinggi, dan mampu mandiri
secara finansial.Hillary Clinton tidak hanya membuktikan kecerdasannya, tapi juga kepedulian dan kebaikan hatinya, dengan memperjuangkan nasib perempuan dan anak-anak. Itu membuat saya sangat kagum dan terinspirasi, Hillary memiliki jiwa Kartini, yang juga saya idolakan. Suatu saat saya ingin menjadi seperti Hillary.
Hillary membuktikan, pada saya dan pada dunia, bahwa wanita itu boleh menunjukan dirinya, prestasinya, dan kekuatannya. Tidak ada alasan untuk menyerah hanya karena saya seorang wanita. Sesuai dengan keyakinan yang ditanamkan oleh ibu Hillary, jangan membatasi dirimu untuk melakukan apa saja yang kau minati hanya karena kau seorang perempuan.
Semoga Bermanfaat.
BACA JUGA :
PROFIL PRESIDEN RI KE 7 - JOKO WIDODO
|
Biografi Basuki Tjahaja Purnama (AHOK)
|
Profil Sandiaga Uno, Salah Satu Orang
Terkaya di Indonesia
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar